Jumat, 29 September 2017

Konser amal Juga rumah talent bekerja sama dengan pasar seni ancol adakan pentas seni Untuk amal


JAKARTA-Pentas Musik,Tari dan Komedi yang diselenggarakan oleh"Juga Rumah Talent" dan "Pondok Pesantren Alquran Rawa Gede" yang di dukung oleh media news investigasi Jadi Konser Amal Bergengsi yang akan di selenggarakan Di Pasar Seni  Taman Impian Jaya Ancol,
Sabtu - Minggu 28- 29 Oktober 2017

-JuGa Rumah Talent kembali yang dipercaya untuk menggelar pertunjukan Pentas musik anak-anak berbakat Nasional bertajuk Pasar seni Catur (Pasar Seni Canda & Tausiah Religi) Konser Amal,Dengan Tagline
"Bersama Pemuda Membangun Kepedulian",yang digelar bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda pada 28 - 29 Oktober 2017 di Pasar Seni Taman Impian Jaya ancol Jakarta Utara.

Konser amal yang bertajuk "Pasar Seni Catur" di motori oleh Sri Pujie Astuti yang biasa disapa Pujie JRT, konser kali ini melibatkan Pemuda - Pemudi berbakat dari Indonesia yang di berkolaborasi dengan menghasilkan pertunjukan musik dan tari spektakuler.

Saat di konfirmasi oleh awak media di kedai JRT,pujie menjelaskan konser amal ini Tontonan yang sangat menarik bagi keluarga,bukan hanya untuk anak-anak,remaja,tapi juga menarik untuk semua kalangan” terangnya.
Pujie juga menambahkan dengan Tausiah , Parenting dan Motivasi Untuk Pemuda Pemudi Indonesia, sebagai bekal pemahaman Hidup kedepan,i ndonesia memiliki banyak sekali bibit atau bakat terpendam di bidang seni. Cuma sayangnya, banyak pula yang belum mendapat kesempatan untuk belajar dan mengembangkan dirinya.ujar Pujie.

melalui program "Pasar Seni Catur" setiap anak yang memiliki bakat potensi tersebut akan diberi kesempatan untuk berkembang, Sejauh ini Juga Rumah Talent (JRT)sudah banyak membantu puluhan anak yang kurang mampu secara ekonomi untuk mengembangkan bakatnya, dan ini akan semakin bertambah jumlahnya di kemudian hari.

Konser Amal

http://newsinvestigasi86.com/2017/09/29/juga-rumah-talent-bekerja-sama-dengan-pasar-seni-ancol-adakan-pentas-seni-untuk-amal/

Kamis, 28 September 2017

Konser Amal *PASAR SENI CATUR*

*Pentas Musik,Tari dan Komedi Jadi Konser Amal Bergengsi Di Pasar Seni Ancol Taman Impian*

Sabtu - Minggu 28- 29 Oktober 2017

JAKARTA - JuGa Rumah Talent kembali dipercaya untuk menggelar pertunjukan Pentas musik anak-anak berbakat Nasional bertajuk Konser Amal
*Pasar Seni Catur*
#baca : Pasar Seni Canda & Tausiah Religi*
Dengan Tagline
*"Bersama Pemuda Membangun Kepedulian"* yang digelar bertepatan di hari Sumpah Pemuda pada hari  Sabtu - Minggu 28 - 29 Oktober 2017  bertempat di Pasar Seni Ancol Taman Impian, Jakarta Utara.

Koordinator Devisi Media Konser Amal *Pasar Seni Catur*
( Canda & Tausiah Religi), Kak Pujie, konser kali ini melibatkan Pemuda - Pemudi berbakat dari Indonesia berkolaborasi dengan menghasilkan pertunjukan musik dan tari spektakuler.

“Tontonan menarik bagi keluarga. Bukan hanya untuk anak-anak. Usia mereka di bawah 19 tahun, memiliki talenta yang luar biasa,” katanya.
Di tambah lagi dengan Tausiah , Parenting dan Motivasi Untuk Pemuda Pemudi Indonesia, sebagai bekal pemahaman Hidup kedepan.

“Indonesia memiliki banyak sekali bibit atau bakat terpendam di bidang seni. Cuma sayangnya, banyak pula yang belum mendapat kesempatan untuk belajar dan mengembangkan dirinya.

Lebih lanjut dikatakan, melalui program *Pasar Seni Catur* setiap anak yang memiliki bakat potensi tersebut akan diberi kesempatan untuk berkembang. Sejauh ini pihaknya sudah banyak membantu puluhan anak yang kurang mampu secara ekonomi untuk mengembangkan bakatnya, dan ini akan semakin bertambah jumlahnya di kemudian hari.

Minggu, 24 September 2017

Menghangatkan kembali suasana Pasar Seni Ancol Taman Impian

Tahun 1980-1995, Pasar Seni Ancol pernah menjadi tempat pertemuan hangat antara para pekerja seni, perajin, dan para penikmatnya. Kala itu, di sinilah para pengunjung dan keluarga mereka mudah memilih tempat makan dengan beragam pilihan menu Nusantara. Sepanjang hari, keramaian di sana seperti tak pernah berhenti.
Acara pementasan di panggung terbuka hampir tak pernah sepi pementasan. Mulai dari musik jazz, pop, rock, wayang kulit, wayang golek, sampai pementasan untuk anak-anak.
Pada era tersebut masih ada kelompok pemain musik keroncong, dan kelompok pemain musik Jawa (sinden yang menyanyi diiringi suara kecapi, gender, dan kendang) yang berkeliling mengamen tanpa memungut bayaran. Mereka beraksi pada malam hari. ”Dulu beberapa kios seni rupa di sini jadi tempat berkumpul para seniman jalanan sampai seniman Taman Izmail Marzuki (TIM). Karier almarhum Mbah Surip bermula dari sini.
Hampir semua seniman top kala itu, seperti anggota Srimulat, pemain band Koes Plus, dan Panbers pernah mencicipi sajian makanan keliling sambil duduk lesehan berbaur dengan pengunjung yang lain.

Pasar Seni Ancol kembali menghangatkan Suasana Pasar Seni dengan di buatnya Panggung si bagian depan dan Prasati batu Alisadikin menjadi Baygroundnya.
Pada kesempatan kali ini Pasar Seni Ancol dengan JuGa Rumah Talent mencoba kolaborasi untuk menghangatkan kembali Suasana di pasar Seni dengan di Bukanya Kedai Kopi JRT yang buka 24 jam dan menghadirkan kembali aneka kuliner untuk bisa di nikmati sambil mendengarkan alunan musik yang coba di kemas kembali dengan Nama JURUTA Coustic Panggung batu Alisadikin.

JURUTA Coustic diusung untuk menjadi wadah musisi musisi muda indonesia untuk berkarya dan mendapatkan bimbingan Entertainment dari JuGa Rumah Talent. Seiring dengan Perkemangan jaman JURUTA Coustic masih berusaha menampilkan dan memamerkan berbagai bentuk pertunjukan seni musik dan kebudayaan yang sangat menarik dan tidak menibggalkan tradisi budaya Indonesia yabg tetap harus di lestarikan.
Kalau bukan kita siapa lagi ??? dan kalu bulan dari sekarang kapan lagi ???